Kabid Pengembangan Destinasi Wisata Dispar Kukar, Ridha Fatrianta. (Ist)
Nagaraya.id, TENGGARONG – Libur lebaran tahun ini membawa berkah tersendiri bagi Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Dinas Pariwisata (Dispar) mencatat adanya peningkatan signifikan dalam jumlah pengunjung di berbagai destinasi wisata yang dikelola oleh pemerintah setempat.
Menurut data yang dirilis oleh Dispar Kukar, dari tanggal 11 hingga 15 April 2024, empat destinasi wisata utama di Kabupaten Kutai Kartanegara menerima total 21.392 wisatawan. Destinasi tersebut meliputi Pantai Tanah Merah Samboja, Pulau Kumala, Waduk Panji, dan Planetarium Jagad Raya di Tenggarong.
Kabid Pengembangan Destinasi Wisata Dispar Kukar, Ridha Fatrianta, mengonfirmasi peningkatan ini dalam sebuah wawancara.
“Meningkat jauh dari tahun lalu,” ujar Ridha, belum lama ini.
Ridha juga menyebutkan bahwa selama periode ini, Dispar Kukar berhasil menyumbang Rp 218 juta ke Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Antusiasme masyarakat yang tinggi untuk berwisata ke Kukar mendorong Dispar untuk terus meningkatkan sarana dan prasarana di lokasi wisata. Salah satu fasilitas yang sedang dikembangkan adalah waterboom di Pulau Kumala. Inisiatif ini diharapkan dapat menambah daya tarik destinasi tersebut dan meningkatkan kenyamanan pengunjung.
Selain itu, Ridha mengungkapkan rencana Dispar Kukar untuk menyelenggarakan berbagai event di destinasi wisata yang mereka kelola.
“Dalam waktu dekat ini kita juga berencana melaksanakan event di tempat wisata yang kita kelola seperti tampilan seni. Tujuannya untuk mewadahi pelaku seni, jadi selain promosi juga menyalurkan bakat seni mereka,” tuturnya.
Langkah ini diambil sebagai upaya untuk memberikan ruang bagi para pelaku seni dalam menampilkan karya mereka, sekaligus sebagai strategi promosi untuk menarik lebih banyak pengunjung ke Kutai Kartanegara. Dengan demikian, Dispar Kukar tidak hanya fokus pada peningkatan jumlah wisatawan, tetapi juga pada pengembangan bakat lokal dan promosi budaya daerah.
“Kesuksesan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi pemerintah dan masyarakat setempat untuk terus meningkatkan kualitas destinasi wisata di Kutai Kartanegara, sehingga dapat memberikan pengalaman yang lebih baik bagi wisatawan dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal,” pungkasnya. (Adv/DisparKukar)

