Kepala DPMD Kukar, Arianto
Nagaraya.id, TENGGARONG – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kutai Kartanegara berkomitmen untuk meningkatkan jumlah Desa Mandiri, yang merupakan salah satu indikator keberhasilan pembangunan daerah.
Kepala DPMD Kukar, Arianto, menyatakan bahwa pencapaian ini mencerminkan efektivitas program-program yang dijalankan oleh pemerintah daerah dalam mendukung desa-desa di Kukar. Tahun ini, jumlah desa yang berhasil mencapai status Desa Mandiri meningkat dari 40 desa pada tahun lalu menjadi 87 desa pada tahun 2024.
Arianto menganggap pencapaian ini sebagai hasil kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat desa. “Kami sangat bangga dengan hasil ini. Peningkatan jumlah desa mandiri menunjukkan kemitraan yang baik antara DPMD dan perangkat desa serta masyarakat lokal,” ujarnya.
Menurutnya, pencapaian status mandiri ini tidak terlepas dari berbagai program yang berfokus pada peningkatan ketahanan sosial, ekonomi, dan lingkungan. DPMD Kukar juga berusaha memastikan bahwa penggunaan dana desa dilakukan secara efektif untuk mendukung keberhasilan program-program ini. Selain itu, DPMD melakukan survei secara berkala untuk memantau perkembangan tiap desa berdasarkan indikator yang ditetapkan dalam Indeks Desa Membangun (IDM).
DPMD Kukar menetapkan target yang lebih ambisius dengan harapan lebih banyak desa di Kukar dapat mencapai status mandiri hingga tahun 2026, melalui dukungan berbagai program pengembangan desa dan pengelolaan dana yang terarah. Ini sejalan dengan program pemerintah daerah yang bertujuan untuk mewujudkan Desa Mandiri sebagai bagian dari pembangunan yang berkelanjutan.
“Kami akan terus mendampingi desa-desa dalam proses menuju kemandirian. Dengan pencapaian ini, kami berharap kualitas hidup warga desa di Kukar dapat terus meningkat,” tutup Arianto. (Adv/DPMD Kukar)

