Penutupan Kejuaraan Open Turnamen Panahan Piala Panglima TNI 2024
Nagaraya.id, Samarinda – Di bawah langit Stadion Gelora Kadrie Oening Sempaja, Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Panahan Piala Panglima TNI 2024 berlangsung dengan semarak. Ajang ini bukan sekadar perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 TNI, tetapi juga menjadi panggung bagi Kalimantan Timur untuk menunjukkan tekadnya dalam membangun olahraga panahan.
Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur tak ragu menyebut kejuaraan ini sebagai momentum penting.
“Semakin sering digelar, semakin kuat fondasi pembibitan atlet muda kita,” ujar Rasman, Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga (PPO) Dispora Kaltim.
Optimisme Rasman bukan tanpa alasan. Kejuaraan ini menghadirkan partisipasi yang luar biasa, mulai dari atlet senior hingga anak-anak berusia lima hingga enam tahun. Ia menyoroti bahwa panahan kini telah merambah dunia pendidikan, bahkan menjadi bagian kurikulum di sekolah dasar di berbagai daerah di Kaltim.
“Kejuaraan ini membuka peluang lahirnya generasi baru yang siap menggantikan senior mereka di kancah nasional dan internasional,” tambahnya.
Namun, tugas tak berhenti di sana. Rasman mengingatkan bahwa tanggung jawab besar juga ada di pundak Pengurus Provinsi (Pengprov) dan Pengurus Daerah (Pengda) Persatuan Panahan Indonesia (Perpani). Pemantauan bakat, menurutnya, harus menjadi program prioritas.
“Kita ingin memastikan bakat muda ini terasah. Jika mereka tak sampai ke puncak prestasi, minimal olahraga ini menjauhkan mereka dari hal-hal negatif,” tegasnya. (Jay/Yus/ADV/Dispora Kaltim)

