Penutupan PON XXI 2024.
Nagaraya.id, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menegaskan komitmennya dalam mendukung para atlet berprestasi melalui pemberian bonus signifikan bagi peraih medali di Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumut 2024. Nurdin, Analis Kebijakan Ahli Muda Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, menyebut kebijakan ini sebagai wujud apresiasi nyata atas dedikasi atlet dalam mengharumkan nama daerah.
“Bonus ini bukan sekadar uang, tetapi simbol penghargaan atas kerja keras para atlet. Kami ingin memastikan mereka mendapatkan pengakuan yang layak, sekaligus memberikan motivasi untuk terus berprestasi,” ujar Nurdin saat ditemui.
Dispora Kaltim telah menyiapkan alokasi dana dengan rincian Rp 250 juta untuk medali emas kategori perorangan, Rp 125 juta untuk medali perak, dan Rp 75 juta untuk medali perunggu. Untuk cabang olahraga beregu, nominalnya akan disesuaikan dengan regulasi yang berlaku.
Nurdin menegaskan, kebijakan ini tidak hanya bertujuan untuk memberi penghargaan, tetapi juga memacu semangat atlet agar terus meningkatkan kemampuan.
“Kami ingin bonus ini menjadi dorongan bagi mereka untuk meraih hasil yang lebih baik, baik di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.
Ia juga menambahkan, proses pencairan bonus tinggal menunggu persetujuan dari Gubernur Kalimantan Timur. Menurutnya, kebijakan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi atmosfer olahraga di daerah tersebut.
“Kami ingin menunjukkan bahwa pemerintah serius mendukung perkembangan olahraga. Ini adalah bentuk investasi jangka panjang untuk menciptakan ekosistem olahraga yang lebih baik di Kaltim,” imbuhnya.
Selain memotivasi atlet, Dispora Kaltim juga memandang pemberian bonus ini sebagai bagian dari upaya membangun regenerasi atlet di masa depan. Nurdin optimistis langkah ini dapat mencetak lebih banyak talenta muda yang kompetitif dan mampu bersaing di panggung internasional.
“Apresiasi finansial ini merupakan salah satu cara untuk menciptakan budaya olahraga yang berprestasi, sekaligus menarik minat generasi muda untuk terjun ke dunia olahraga,” tuturnya.
Dengan kebijakan ini, Nurdin berharap olahraga di Kalimantan Timur dapat terus berkembang pesat dan menjadi salah satu kekuatan utama dalam kancah olahraga nasional.
“Semua ini kami lakukan demi masa depan olahraga yang lebih cerah, baik bagi atlet maupun masyarakat luas,” pungkasnya. (Jay/Yus/ADV/Dispora Kaltim)

