Teks : Sekda Kukar, Sunggono
Nagaraya.id, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan seluruh program prioritas dalam misi Kukar Idaman Terbaik tetap dijalankan pada tahun depan, meski ruang fiskal daerah tidak seluas sebelumnya.
Penegasan itu disampaikan Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, yang menekankan bahwa pemerintah tetap memprioritaskan pencapaian target-target kinerja utama.
Ia menyebut, 17 program dedikasi yang menjadi tulang punggung agenda pembangunan daerah telah dialokasikan pembiayaannya. Pemerintah, kata dia, berupaya menjaga agar seluruhnya tetap berjalan, meski capaian akhirnya mungkin belum sepenuhnya sesuai ekspektasi.
“Terkait prioritas misi Kukar Idaman Terbaik tahun depan, seluruh 17 program dedikasi sudah kita alokasikan pembiayaannya. Artinya, semuanya insya Allah tetap berjalan, meskipun capaian targetnya mungkin belum seluruhnya sesuai yang direncanakan,” ujar Sunggono, pada Sabtu (29/11/2025).
Ia mencontohkan beberapa program besar yang tetap dilanjutkan, termasuk beasiswa dan sejumlah layanan masyarakat lainnya. Penyesuaian dilakukan agar tetap selaras dengan kemampuan keuangan daerah tanpa menghilangkan esensi manfaat bagi warga.
“Contohnya program beasiswa, dan sejumlah program lainnya semuanya tetap kita upayakan berjalan sambil menyesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah,” tambahnya.
Dengan APBD yang berada pada kisaran Rp6,9 triliun, Pemkab Kukar harus mengelola anggaran secara lebih cermat. Meski tidak ideal untuk sepenuhnya mengakselerasi semua program, pemerintah memastikan prioritas tetap terjaga.
“Ya, seperti yang saya sampaikan, mungkin belum bisa disebut optimal, tapi kita upayakan semaksimal mungkin,” ujarnya saat ditanya mengenai kecukupan APBD dalam menjalankan seluruh program.
Sunggono menekankan bahwa fokus utama pemerintah saat ini adalah memastikan target-target kinerja dalam Renstra OPD dan RPJMD dapat dipenuhi. Ia menilai pemenuhan indikator tersebut menjadi fondasi untuk melanjutkan pembangunan dengan lebih kuat di tahun-tahun berikutnya.
“Yang terpenting, target-target kinerja sesuai dengan yang tercantum dalam Renstra OPD dan RPJMD bisa kita penuhi terlebih dahulu,” tutupnya. (Adv/Prokomkukar/Zii)

