Kepala DPMD Kukar, Arianto.
Nagaraya.id, TENGGARONG – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kutai Kartanegara (Kukar) Arianto, menyatakan peningkatan signifikan dalam indeks kemajuan desa di Kukar, menandai tidak adanya lagi desa tertinggal di wilayah tersebut.
Menurut Arianto, seluruh desa di Kukar kini telah mencapai status desa berkembang, sebuah pencapaian yang didorong oleh program-program pembangunan desa yang dijalankan oleh DPMD Kukar.
“Kini, semua desa di Kukar setidaknya berstatus berkembang,” ungkap Arianto.
Dari 100 desa yang dipantau pada tahun 2023, sebanyak 67 desa telah menunjukkan peningkatan drastis dari sebelumnya. Meski demikian, DPMD Kukar akan terus berupaya agar seluruh desa di Kukar dapat menjadi desa maju.
“Berdasarkan Indeks Desa Membangun (IDM), kami telah mencapai titik di mana tidak ada desa yang tertinggal,” terangnya.
“Target di tahun 2025 masih ada 8 desa yang bisa didorong menjadi desa mandiri dan 10 desa menjadi maju, sehingga nanti ditahun 2025 status desa di Kukar hanya dua, yakni desa maju dan mandiri,” sebutnya.
Keberhasilan ini menunjukkan dedikasi pemerintah daerah dan efektivitas program pemberdayaan desa yang terus digalakkan DPMD Kukar. Inisiatif pembangunan yang diinisiasi oleh DPMD Kukar telah memberikan dampak signifikan tidak hanya pada angka-angka statistik, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup warga desa.
“Perubahan ini telah terjadi di setiap sudut Kukar, di mana setiap desa kini telah bertransformasi menjadi desa yang berkembang,” tambah Arianto.
Keberhasilan ini menandai dimulainya era baru kemajuan berkelanjutan di Kukar. Program-program yang dirancang untuk meningkatkan Indeks Desa Membangun (IDM) telah terbukti efektif, mencerminkan strategi pembangunan yang sukses dijalankan.
Arianto menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengupayakan agar kemajuan yang telah dicapai ini dapat menjadi fondasi kuat untuk pertumbuhan berkelanjutan di masa depan.
“Kami berharap kemajuan ini akan terus berlanjut, membawa dampak positif bagi masyarakat dan pembangunan Kukar,” tutup Arianto. (Adv/DPMD Kukar)

