Planetarium Jagad Raya Tenggarong akhirnya buka kembali. Wadah belajar ilmu galaksi ini begitu dinanti setelah vakum empat tahun. (dok. nagaraya.id)
Nagaraya.id, Tenggarong –Tak mengorbit selama empat tahun, kini Planetarium Jagad Raya Tenggarong telah dibuka kembali untuk publik sejak 1 Januari 2024. Terletak di Kota Raja Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), planetarium ini menawarkan pengalaman edukatif mengenai objek-objek langit yang menakjubkan.
Sejatinya wahana pendidikan astronomi yang pertama kali dibuka pada 16 April 2003 dengan jam operasional dari pukul 09.00 hingga 16.00 Wita. Tak banyak perubahan termasuk harga tiket masuk yang masih terjangkau, yaitu Rp15 ribu untuk dewasa dan Rp10 ribu untuk anak-anak.
M Ridha Fitrianta, Kepala Bidang Pengelolaan Objek dan Sarana Kepariwisataan Dispar Kukar, mengungkapkan optimisme terhadap peningkatan jumlah pengunjung.
“Kami berharap planetarium ini akan terus penuh. Ini adalah salah satu dari sedikit planetarium di Indonesia, dan memiliki nilai edukatif yang tinggi,” ucap Ridha pada Kamis (21/3/2024).
Bersama timnya, kini Ridha memiliki visi untuk menghidupkan kembali film antariksa yang menjadi salah satu daya tarik utama planetarium. Selain itu, ada rencana pengembangan fasilitas dengan penambahan teropong bintang.
“Teropong bintang sudah kami miliki, yang kami perlukan hanyalah tempat yang tepat untuk menempatkannya. Kami akan mengembangkan area di sekitar planetarium untuk ini,” terang Ridha.
Wedy Handoko, Operator Planetarium Jagad Raya, menambahkan bahwa antusiasme masyarakat terhadap planetarium sangat menggembirakan.
“Kami telah melakukan promosi di media sosial dan responsnya sangat positif. Mayoritas pengunjung datang dari Tenggarong, Balikpapan, Penajam Paser Utara (PPU), dan Samarinda,” kata Wedy. “Baru-baru ini, kami memiliki delapan sesi penayangan film dengan kapasitas 90 kursi per sesi. Kami juga telah mengganti proyektor lama dengan produk baru dari Amerika Serikat,” tutupnya dengan semangat. (Adv/Diskominfo Kukar)

