Kepala DPMD Kukar Arianto memegang piagam penghargaan atas indeks profesionalitas ASN terbaik ke-1 dari Pemkab Kukar.
Nagaraya.id, TENGGARONG – Sebuah pencapaian yang membanggakan telah diraih oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), yang berhasil mendapatkan skor tertinggi dalam Indeks Profesionalitas Aparatur Sipil Negara (IP-ASN) tahun 2023 dengan nilai 69,65.
Penghargaan ini merupakan simbol pengakuan atas dedikasi dan upaya DPMD Kukar dalam meningkatkan profesionalitas dan kapasitas pegawai. Penghargaan tersebut disampaikan dalam sebuah acara penting, yaitu Rapat Koordinasi Kepegawaian Teknis Pelaksanaan Tes PPPK, yang diorganisir oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kukar pada Kamis, 16 Mei 2024.
Arianto, selaku Kepala DPMD Kukar, menyatakan rasa terkejut dan kegembiraannya atas capaian ini. Ia menegaskan bahwa ini adalah hasil dari kerja keras dan komitmen yang telah dibangun sejak awal tahun 2023 untuk meningkatkan kualitas layanan melalui pelatihan yang berkelanjutan.
“Kami sangat berterima kasih atas penghargaan ini, yang merupakan bukti dari usaha kami untuk selalu meningkatkan kualitas layanan melalui pelatihan yang berkesinambungan,” ucap Arianto.
Arianto juga menjelaskan bahwa berbagai pelatihan yang telah dijalankan mencakup topik-topik penting seperti pengelolaan pemerintahan desa dan peningkatan kemampuan Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Ia juga menekankan bahwa ASN golongan ketiga diarahkan untuk aktif menjadi pemberdaya di tingkat desa, yang akan memberikan panduan dan arahan kepada Pemerintah Desa (Pemdes).
Dengan sertifikat yang diperoleh dari pelatihan-pelatihan tersebut, staf DPMD Kukar telah meningkatkan kapasitas mereka dan berperan sebagai narasumber serta pemberdaya di desa.
“Kami bertekad untuk memastikan bahwa setiap anggota tim kami memiliki keterampilan yang diperlukan untuk memberikan pelayanan yang terbaik. Kami selalu menekankan bahwa tugas DPMD adalah untuk membina dan mendampingi desa. Jika desa-desa di Kukar tidak berkembang dengan baik, maka itu akan mencerminkan kinerja kami. Oleh karena itu, kami bertekad untuk menjadi lebih baik, memahami kebutuhan desa, dan memenuhi persyaratan fasilitas desa,” tutur Arianto. (Adv/DPMD Kukar)

