Teks : Kepala Bidang Pemberdayaan UKM Diskop UKM Kukar, Fathul Alamin
Nagaraya.id, KUTAI KARTANEGARA – Upaya mencetak wirausahawan baru di Kutai Kartanegara kembali ditegaskan pemerintah daerah setelah Program Jadi Pengusaha resmi diluncurkan pada malam Pesta Rasa 2025. Program ini menjadi pintu masuk bagi masyarakat yang ingin merintis usaha dengan pendampingan penuh dari Pemkab Kukar melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Diskop UKM).
Pendampingan dilakukan dengan skema inkubasi, mulai dari memilih jenis usaha yang tepat, proses pembinaan, pengurusan legalitas, hingga memastikan usaha berjalan optimal. Kepala Bidang Pemberdayaan UKM Diskop UKM Kukar, Fathul Alamin, menyampaikan bahwa pendekatan ini dirancang untuk memastikan peserta benar-benar siap menjadi pelaku usaha mandiri.
“Tujuan utamanya adalah mencetak wirausahawan baru di Kukar bagi masyarakat yang berminat,” ungkapnya, pada Rabu (26/11/2025).
Program ini juga mendukung misi ke-2 Dedikasi Kukar Idaman Terbaik dari Bupati Aulia Rahman Basri dan Wakil Bupati Rendi Solihin, yang menekankan penciptaan wirausaha baru sebagai pendorong ekonomi masyarakat. Setiap ide usaha dari calon wirausahawan akan diarahkan dan didampingi hingga bisa dijalankan secara berkelanjutan.
Diskop UKM mencatat capaian signifikan dalam pengembangan UMKM. Program 10.000 UMKM yang berjalan sejak 2021 hingga 2025 telah menghasilkan 18.500 wirausahawan baru dan diproyeksikan terus berlangsung hingga 2029. Akses pembiayaan juga diperkuat melalui Kredit Kukar Idaman (KKI), yang hingga Oktober 2025 telah membantu 1.700 pelaku UMKM dengan total plafon Rp32 miliar.
Melalui rangkaian pendampingan ini, pemerintah berharap lebih banyak masyarakat mampu mengembangkan usaha secara mandiri. “Sama seperti pola inkubasi, kita menetaskan sebuah telur. Ya seperti itulah program Jadi Pengusaha. Kita damping sampai usaha itu jadi,” tegasnya. (Adv/ProkomKukar/Zii)

